Sabtu, 11 Oktober 2014

Area Bisnis





















































Portal dalam Area Bisnis

Ada empat komunitas yang muncul berasal dari perusahaan.
Empat komunitas yang terdiri dari perusahaan dan perluasannya adalah :
  1. Pekerja
  2. Pelanggan
  3. Suplier
  4. Rekanan dagang.
Masing-masing komunitas membangkitkan dan menggunakan informasi sebagai bagian dari kebutuhan bisnis yang unik, proses, aliran kerja, kolaborasi, aplikasi dan teknologi yang mendukung tujuan dalam memimpin bisnis dan menciptakan nilai.
Dengan mengidentifikasi kebutuhan informasi (fakta) untuk diberikan ke komunitas, solusi-solusi informasi didesain dalam arsitektur portal dan solusi. Solusi ini mempengaruhi aplikasi yang ada dan infrastruktur untuk menciptakan nilai meningkatkan hasil bisnis.
Berikut ini dijelaskan karakteristik dari masing-masing komunitas dan hubungan dengan pelaku bisnis.

·         Employee Community- Komunitas Pekerja.
Aset terbesar dari perusahaan adalah manusia. Employee portal didesain agar komponen manusia dari organisasi dapat produktif dan sukses semaksimal mungkin. Dalam hal ini, perusahaan mendistribusikan kewenangan, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan.- membuat kunci bagi para pekerja dan memperkuat kualitas individunya, dalam sebuah tim kerja collaborative, untuk membuat kunci keputusan, memimpin aktivitas dan menciptakan hasil dan nilai bisnis.
Hasil dari peningkatan dan penguatan bisa dilihat ada bidang sebagai berikut :
o Sumber Daya Manusia
o Rekruitmen
o Training
o Accounting
o Analisis dan perencanaan Finansial
o Hukum
o IT
o Manajemen Proyek
o Riset dan Development


Dengan portal komunitas pekerja, penghimpunan data dan informasi tentang pekerjanya dan manajemen sehingga memungkinkan individu dan kelompok menjadi lebih produktif, memproduksi lebih banyak kerja dengan jumlah orang lebih sedikit, berbagi pengalaman terbaik, bekerja lebih efisien dan membuat keputusan lebih baik pada waktu yang tepat.

·         Customer Community – Komunitas pelanggan.
Fokus dari portal komunitas pelanggan adalah untuk meningkatkan kemampuan perusahaan untuk belajar, melayani, dan mempertahankan pelanggan.

Perusahaan berkompetisi untuk memperoleh pelanggan dan membangun loyalitas dan hubungan persahabatan dalam waktu yang lama.
Manfaat kompetisi menjadikan lebih dalam hal kedekatan dengan pelanggan, hubungan dan jasa dibandingkan dengan featur dan inovasi. Dengan portal yang aman dan berskala, bisnis dapat mengirim informasi kunci ke dalam dan keluar firewall sehingga pekerja dan pelanggan dapat melihat produk dan harganya, jalur pemesanan, pengecekan inventori dan melihat pengiriman dan status jasa telepon (pemesanan via telepon). Tingkat informasi konsumen dan self service akan meningkatkan hubungan dengan pelanggan dan retensi (tingkat ketahanannya).

Jika suatu organisasi menawarkan kepada pelanggan eksternal akses pada informasi internal yang terpilih, mereka akan berubah, menyediakan cara efektif untuk memberikan lebih baik dalam hal :
o Pemasaran
o Prospek
o Penjualan
o Jasa lapangan (Field service)
o Manajemen hubungan
o Pemesanan
o Jasa pelanggan
o Layanan pendukung
Ini terutama benar untuk bisnis yang berusaha menuju integrasi model B2E dan B2C.


·         Supplier Community – Komunitas pemasok.
Portal komunitas suplier dirancang meningkatkan kemampuan perusahaan untuk mengidentifikasi, menjaga, dan mengatur para suplier (pemasok barang). Organisasi mengintegrasikan dan mentransfomasikan rantai pasokan dan merealisasikan nilai lebih dari informasi per menit agar tercipta manajemen yang lebih efisien. Organisasi juga mencoba untuk mengurangi pemborosan, meningkatkan waktu ke pasar dan mengurangi biaya keseluruhan.

Peningkatan aliran informasi melintasi organisasi dan rantai suplai akan memungkinkan pekerja untuk proaktif, pengambilan keputusan berbasis fakta untuk mempertinggi :
o Pemesanan dan fullfilment
o Pasokan barang
o Perencanaan
o Sumber daya
o Kontrol inventori
o Distribusi dan logistik
o Manufaktur
Portal informasi komunitas suplier memungkinkan pengguna dan rekan kerja eksternal berada pada titik mendekati rantai suplai untuk menggunakan informasi secara efektif untuk meningkatkan proses dan waktu menuju pasar, mengurangi biaya dan mengatur bisnis lebih efektif.

·         Partner Community – Komunitas rekan kerja.
Perusahaan berfokus pada persaingan inti dan ketergantungan pada rekan kerja yang sinergis untuk hadir di pasar dan memperoleh manfaat kompetitif. Perusahaan berusaha untuk mencari cara mengurangi biaya, meningkatkan waktu mereka ke pasar, meningkatkan efisiensi secara keseluruhan dan secara umum meningkatkan hubungan dengan pemasok barang (suplier) mereka. Organisasi butuh fleksibilitas dan kecekatan untuk memasuki dan keluar dari hubungan kerja, berdasarkan pada perubahan dinamis dan tekanan kompetitif di pasar.
Banyak perusahaan  seperti Cisco secara signifikan tergantung pada penjualan tak langsung dan saluran produk dengan rekan kerja untuk mempercepat waktu ke pasar dan memperoleh manfaat kompetitif.


Community Partner memungkinkan pegawai perusahaan sebagai saluran rekan kerja untuk melihat informasi yang melintasi perusahaan dan saluran rekan kerja.

Beberapa contoh yang termasuk :
o Dokumen pembagian penjualan, jadwal peluncuran produk.
o Memimpin distribusi untuk saluran penjualan kembali.
o Peramalan manajemen dari banyak saluran partner (multiple channel partner).
o Mengumpulkan informasi data partner terbaru (up to date)
o Berkolaborasi dalam kesempatan penjualan bersama (joint selling).
o Menyediakan saluran dengan berdasar pengetahuan untuk dukungan penjualan
dan teknik.
o Menyediakan akses untuk training khusus bagi partner, dokumentasi, dan lainlain.
o Penjadwalan sumber daya berdasarkan permintaan.
o Mengumpulkan feedback (umpan balik) dari partner untuk penjualan dan isu produk


Pada umumnya, baik perusahan maupun rekan kerjanya ingin mengetahui produk yang dijual, berapa banyak pendapatan yang dihasilkan, berapa jumlah permintaan dan bagaimana sumber daya yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi permintaan. Dalam hal ini mereka ingin mengetahui apa faktor penghambat utama (bottleneck) dalam proses dan bagaimana meningkatkan proses terkombinasi. Perusahaan akan memanfaatkan portal informasi partner ini untuk menyediakan akses dan berbagi informasi antar nilai mata rantai dengan partnernya, untuk mengkolaborasikan penjualan, pengiriman dan melayani pelanggan yang berkombinasi.





Senin, 06 Oktober 2014

Portal Infrastruktur


Karena portal mengumpulkan informasi dari sumber back end yang beragam dan aplikasi-aplikasi, isu-isu infrastruktur sering menjadi permasalahan penting bagi suksesnya penyebaran portal. Isu infrastruktur terkait dengan kecenderungan portal untuk membesar-besarkan permasalahan bahwa portal mendukung setiap sumber isi atau setiap aplikasi back end. Infrastruktur di sini sedikit berhubungan dengan hardware fisik, tetapi lebih kepada interkoneksi dari hardware dan software. Berikut adalah pengenalan pada beberapa infrastruktur yang terkait dengan portal.

Hosting Service Provider (Penyedia jasa web hosting)
Hosting Service Provider mengoperasikan dan memelihara servis portal. Ini bisa berasal dari internal organisasi, seperti departemen IT, atau bahkan eksternal organisasi, seperti Application Service Provider (ASP) atau penyedia jasa hosting (site). Tugas dari hosting service provider adalah melakukan manajemen system dan administrasi site.

Service Level Agreement (Kesepakatan tingkatan servis)
Kesepakatan tingkatan servis mendefinisikan level servis yang pantas dan tepat untuk memenuhi sistem yang diminta pelanggan.
Pada umumnya berupa daftar kemampuan dan spesifikasi yang tersedia, yang diberikan beban kerja tertentu.

Platform
Beberapa tipe platform yang berbeda telah dikembangkan. Platform yang paling menembus adalah Operating System (O.S). OS yang paling mendapat perhatian di pasaran saat ini adalah Microsoft Windows dan Macintosh (untuk tingkatan client), kemudian WindowsNT,
Windows2000, Unix dan variant-variantnya (seperti Sun Solaris, IBM AIX, IBM OS/390, Linux) untuk server, kemudian operating sistem yang berorientasi mainframe tradisional, (OS /390, OS /400, dan sebagainya) yang juga diklasifikasikan sebagai server.



o Lapisan Client
Umumnya terdiri dari operating system, sebuah web browser, dan email/groupware client (seperti Lotus Notes atau Microsoft Outlook). Software lapisan ini sering di bangun dengan lapisan presentasi, lapisan aplikasi, dan lapisan data. Dalam aplikasi-aplikasi web, juga memasukkan plug-ins, atau Active-X control, tergantung browser yang anda gunakan.


o Server Presentasi
Server presentasi umumnya mendukung operasi-operasi interface pengguna portal. Umumnya berupa web server, seperti Apache, Microsoft IIS, atau NetscapeiPlanet. (web server lainnya ada tetapi ini adalah tiga yang tertinggi). Server presentasi ditujukan untuk mendukung aplikasi-aplikasi berbasis web.

o Server Aplikasi
Server aplikasi seringnya tetap terpisah dari server presentasi. Ini dilakukan untuk memisahkan lapisan presentasi dari lapisan aplikasi, praktek ini sering diadopsi untuk mengurangi efek dari perubahan item look-and-feel yang mempunyai kode bisnis aktual. High-end arsitektur server aplikasi, diantaranya Microsoft’s COM atau arsitektur SUN’s J2EE yang sengaja melakukan pemisahan ini. Ketika server presentasi “mengambil layar“, ini juga menyebabkan server aplikasi dalam “real world“ untuk diselesaikan, memproses informasi yang dimasukkan dalam layar. Server aplikasi yang umum adalah BEA Weblogic, Oracle 9iAS, IBM Websphere, dan Microsoft MTS.

o Server Integrasi
Server integrasi adalah sebuah tipe dari server aplikasi.
Contoh dari server ini adalah IBM MQ Series.

o Server Data
Pemain tertinggi dari pasar ini adalah Oracle, IBM DB2, Microsoft (MQ SQL Server), dan Sybase. Tidak semua data disimpan dalam database relasional. High end search engine, seperti Autonomy menempatkan data dalam file-file flat.

Manajemen Sistem
Manajemen Sistem adalah perjuangan yang terus-menerus melawan hokum Murphy. Umumnya ada dua segmen dari tugas manajemen sistem : Manajemen Operasi dan Engineering. Manajemen operasi ditujukan untuk fokus pada tugas-tugas harian yang dibutuhkan untuk mengoperasikan dan memelihara sistem pada tingkatan servis yang diinginkan.

Network (jaringan)
Konsep inti dari portal adalah konsep jaringan. Portal adalah alat yang mengorganisasikan orang-orang di atas meja dalam sebuah jaringan. Portal mengalokasikan penempatan layar yang tepat untuk setiap servis yang diadakannya.

Lintas Operasi (Interoperability)
Interoperability adalah hal yang penting dalam portal.
Umumnya portal mengintegrasikan beberapa aplikasi web, (dimana dapat berupa berbagai arsitektur), aplikasi-aplikasi desktop tradisional, (seperti Wordprocessor dan spreadsheet). Semuanya itu menggunakan teknologi portal, banyak dari komponen ini, bisa dikonsolidasikan menjadi suatu desktop tunggal terorganisasi.

Penyebaran teknologi
Satu penyebaran telah dilakukan, sebuah operasi dimulai. Operasi-operasi yang terdiri dari pemeliharaan service inherent (khusus) untuk sebuah aplikasi dari hari ke hari, lebih disukai dalam persetujuan level servis tunggal. Berkaitan dengan, performansi dan ketersediaan kecenderungan untuk mempunyai tugas-tugas terbatas dalam sebuah organisasi. (Satu argumen jika sebuah aplikasi tidak bekerja baik maka tidak tersedia maka tidak dapat bekerja).

o Performansi
Performansi adalah hal yang penting untuk beberapa portal. Sebuah portal yang tidak mampu tidak akan dilihat sebagai pemberi nilai tambah bagi komunitas pengguna. Manajemen performansi terdiri dari dua tipe tuas, dimana terjadi di run-time (ketika dijalankan), dan ketika terjadi dalam jangka waktu yang panjang.

o Ketersediaan
Tujuan lain dari penyebaran teknologi adalah ketersediaan. Sistem harus mempertemukan harapan ketersediannya. Untuk memastikan ketersediannya, proses QA digunakan dalam pembangunan, aplikasi dari hardware yang berlebihan dan software telah lama sebagai proses peluncuran.

Penyeragaman dalam lingkungan Pembangunan (Unified Development Environment)
Unified Development Environment menyederhanakan implementasi portal. Dalam prakteknya, hal ini cenderung merupakan kombinasi orientasi Microsoft Environment dan Java Environment;
Bagaimanapun juga, keduanya dapat bekerja dalam sebuah workstation developer dengan Sistem Operasi Microsoft.

Unity (Kesatuan)
Pentingnya sebuah portal sesungguhnya adalah kemampuan untuk mengintegrasikan berbagai macam teknologi dalam layar web tunggal. Layar ini mampu mendukung integrasi dari teknologi-teknologi lebih dari berbagai platform pada portal high–end. Portal mengimplementasikan kesatuan yang mungkin dibutuhkan untuk berinteraksi dengan semua lapisan dalam kumpulan berbagai aplikasi umumnya.

Macam Jenis Hosting Service

1. Web Hosting

Web hosting atau lebih dikenal sebagai shared hosting merupakan tempat penyimpanan website  agar website  selalu online 24 jam. Oleh karena itu, web hosting dilengkapi dengan software pendukung seperti Apache, PHP, CGI, Perl dan lainnya.biasanya Server Shared hosting dilengkapi dengan kontrol panel cPanel untuk mempermudah pengelolaan website . Juga terintegrasi didalamnya Fantastico Deluxe yang merupakan Addon untuk autoinstaller script seperti Joomla, PHPBB, dan lain-lain. Shared hosting biasanya juga dilengkapi dengan RV Site Builder, sebuah software yang mampu membangun web instan dengan cepat dan mudah.

- FTP Hosting

FTP Hosting merupakan layanan spesial bagi  yang membutuhkan penyimpanan data secara aman melalui protokol FTP. FTP hosting biasa digunakan untuk backup data, atau sekedar berkirim file antar perusahaan atau antar perusahaan dan clientnya.

- Email Hosting

 Email hosting ditujukan untuk konsumen perusahaan dimana perusahaan tersebut bisa mengirim/menerima email dengan domain nama perusahaan tersebut. Ini sangat penting untuk menambah citra perusahaan. Layanan email hosting biasanya dilengkapi dengan Fitur POP3/SMTP, Webmail, Push Mail serta pengelolaan management email yang mudah melalui kontrol panel cPanel.

- Blog Hosting
Paket Hosting untuk para blogger, biasanya sudah dilengkapi dengan domain gratis dan fitur-fitur hosting lainnya serta scripts wordpress.
- Reseller Hosting

Private label Reseller ini diperuntukan bagi yang ingin memulai bisnis penjualan hosting.

Keuntungan memiliki Reseller Hosting adalah :
 Harga dapat di set sendiri, sehingga keuntungan sepenuhnya milik pengguna
  • Sangat mudah mengatur paket-paket web untuk client
  • Private Name Server, kita akan memiliki Name Server sendiri
seperti NS1.DOMAINANDA.COM dan NS2.DOMAINANDA.COM

Hosting service provider di Indonesia:
 1.        MasterWebNet.com
            Jasa Layanan : Register domain name, web hosting, VPS, Server SSL Certificate
            Kelebihan : Dikelola oleh Perseroan Terbatas sehingga lebih profesional
Kekurangan : Harga cukup mahal bagi pasar dalam negeri, pelayanan kurang cepat dalam menghadapi complain pelanggan


  2.       Idwebhost.com
            Jasa Layanan : Web hosting, Domain
            Kelebihan : Server uptime yang selalu stabil, support online yang ramah
 Kekurangan : Segi manajemen per klien kurang (penataan file di cpanel), kurangnya info mengenai paket hosting sehingga pelanggan sering bingung, adanya pembatasan kontrak minimum dalam menyewa paket hosting

  3.       RumahWeb.com
            Jasa Layanan :  Web hosting, VPS, Domain Registration
            Kelebihan : Layanan pelanggan bagus, server stabil dan cepat
            Kekurangan : Biayanya cukup tinggi

  4..      ArdHosting.com
 Jasa Layanan : Reseller hosting, Domain, VPS, Dedicated dan Colocation Server, SSL Certificate
            Kelebihan : Unlimitted bandwidth
            Kekurangan : Biayanya tinggi

  5.       Jogjahost
 Jasa Layanan : Share Hosting, VPS, Dedicated Server, Domain Registrasi, Toko Online, Radio Online
Kelebihan : Harga domain & hosting sangat murah dibandingkan di tempat lain. Team support yang friendly dan cepat memberi solusi jika ada trouble.
            Kekurangan : Dikelola oleh perorangan ( kelihatan kurang professional )

 6.        Singcat
            Jasa Layanan : Web design, Web hosting, Fiber optic, email server, domain registration
            Kelebihan : menyediakan fasilitas email yang dapat menolak SPAM
            Kekurangan : Server sering diserang

 7.        Hostgator
            Jasa Layanan : Reseller Hosting, VPS Hosting, Dedicated Server
 Kelebihan : Fitur lengkap terjangkau dan mudah, unlimited domain, server, database, space
            Kekurangan : Website terkadang tidak bisa diakses
 
 8.        Bluehost
            Jasa Layanan : program webmail, spam filter, unlimited email account
 Kelebihan : memiliki sistem backup data, menyediakan sistem UPS dan generator full diesel
            Kekurangan : tidak menawarkan reseller hosting atau dedicated

 9.        WebHostingPad
            Jasa Layanan : VPS Hosting, Domain Hosting, Web Design
            Kelebihan : Backup Mingguan, Customer Support 24/7, Pengamanan Server 24 jam
            Kekurangan : Layanan pelanggan yang sangat kurang

 10.       Fatcow
            Jasa Layanan : Web hosting, Website Builder, FTP Access
            Kelebihan : bekerja dengan sangat cepat dan panel control yang user friendly.
            Kekurangan : cpanel menggunakan seperti modifan vistapanel


Setiap portal memiliki infrastruktur yang berbeda-beda, bagaimana caranya mengintegrasikan portal-portal agar dapat saling berinteraksi ?

Karena portal mengumpulkan informasi dari sumber back end yang beragam dan aplikasi-aplikasi, isuisu infrastruktur sering menjadi permasalahan penting bagi suksesnya penyebaran portal. Isu infrastruktur terkait dengan kecenderungan portal untuk membesar-besarkan permasalahan bahwa portal mendukung setiap sumber isi atau setiap aplikasi back end. Infrastruktur di sini sedikit berhubungan dengan hardware fisik, tetapi lebih kepada interkoneksi dari hardware dan software.
Berikut adalah pengenalan pada beberapa infrastruktur yang terkait dengan portal.
• Hosting Service Provider (Penyedia jasa web hosting)
 Hosting Service Provider mengoperasikan dan mmelihara servis portal. Ini bisa berasal dari internal organisasi, seperti departemen IT, atau bahkan eksternal organisasi, seperti Applicaton Service Provider (ASP) atau penyedia jasa hosting (site). Tugas dari hosting service provider adalah melakukan manajemen sistem dan administrasi site.


• Service Level Agreement (Kesepakatan tingkatan servis)
 Kesepakatan tingkatan servis mendefinisikan level servis yang pantas dan tepat untuk memenuhi sistem yang diminta pelanggan. Pada umumnya berupa daftar kemampuan dan spesifikasi yang tersedia, yang diberikan beban kerja tertentu.

• Platform
Beberapa tipe platform yang berbeda telah dikembangkan. Platform yang paling menembus adalah Operating System (O.S). OS yang paling mendapat perhatian di pasaran saat ini adalah Microsoft Windows dan Macintosh (untuk tingkatan client), kemudian WindowsNT, Windows2000, Unix dan variant-variantnya (seperti Sun Solaris, IBM AIX, IBM OS/390, Linux) untuk server, kemudian operating sistem yang berorientasi mainframe tradisional, (OS /390, OS /400, dan sebagainya) yang juga diklasifikasikan sebagai server.

• Manajemen Sistem
Manajemen Sistem adalah perjuangan yang terus-menerus melawan hukum Murphy. Umumnya ada dua segmen dari tugas manajemen sistem : Manajemen Operasi dan Engineering. Manajemen operasi ditujukan untuk fokus pada tugas-tugas harian yang dibutuhkan untuk mengoperasikan dan memelihara sistem pada tingkatan servis yang diinginkan.

• Network (jaringan)
Konsep inti dari portal adalah konsep jaringan. Portal adalah alat yang mengorganisasikan orang-orang di atas meja dalam sebuah jaringan. Portal mengalokasikan penempatan layar yang tepat untuk setiap servis yang diadakannya.

• Lintas Operasi (Interoperability)
 Interoperability adalah hal yang penting dalam portal. Umumnya portal mengintegrasikan beberapa aplikasi web, (dimana dapat berupa berbagai arsitektur), aplikasi-aplikasi desktop tradisional, (seperti Wordprocessor dan spreadsheet). Semuanya itu menggunakan teknologi portal, banyak dari komponen ini, bisa dikonsolidasikan menjadi suatu desktop tunggal terorganisasi.

• Penyebaran teknologi
Satu penyebaran telah dilakukan, sebuah operasi dimulai. Operasi-operasi yang terdiri dari pemeliharaan service inherent (khusus) untuk sebuah aplikasi dari hari ke hari, lebih disukai dalam persetujuan level servis tunggal. Berkaitan dengan, performansi dan ketersediaan kecenderungan untuk mempunyai tugas-tugas terbatas dalam sebuah organisasi. (Satu argumen jika sebuah aplikasi tidak bekerja baik maka tidak tersedia maka tidak dapat bekerja).

 • Penyeragaman dalam lingkungan Pembangunan (Unified Development Environment)
 Unified Development Environment menyederhanakan implementasi portal. Dalam prakteknya, hal ini cenderung merupakan kombinasi orientasi Microsoft Environment dan Java Environment; Bagaimanapun jua, keduanya dapat bekerja dalam sebuah workstation developer dengan Sistem Operasi Microsoft.

• Unity (Kesatuan)
Pentingnya sebuah portal sesungguhnya adalah kemampuan untuk mengintegrasikan berbagai macam teknologi dalam layar web tunggal. Layar ini mampu mendukung integrasi dari teknologi-teknologi lebih dari berbagai platform pada portal high–end. Portal mengimplementasikan kesatuan yang mungkin dibutuhkan untuk berinteraksi dengan semua lapisan dalam kumpulan berbagai aplikasi umumnya.



Daftar Pustaka


1.    Efraim Turban, David King, etc (2002). E-Commerce Management Perspectives. Prentice Hall. Atau edisi terbaru [TB]
2.    Jeffrey Rayport, Bernard J Jaworsky (2003). Introduction e-Commerce. McGraw Hill Inc [RY]
3.    Tambahan  : Joe Peppard & Phillip Rowland (1995). The Essence of Business Process Rengineering. Prentice Hall Ltd [Pp]
4.    Tambahan : Omar el Sawy (2001). Redesigning enterprise Process for e-Business. McGraw Hill Inc [SW]